Entries by Eko Novianto

Miskin [Catatan Ramadhan]

Sistem sosial kita memang sedang sangat miskin. Ringkih. Lemah. Segenap perhatian kita hanya atau – minimal – lebih banyak untuk materi. Sedikit sekali kita memberikan perhatian pada aspek lain. Miskin sekali kehidupan ini. Maka ketika datang Ramadhan, kemudian semua-semua ditumpahkan padanya. Mendekat padaNya iya, membangun kebajikan sosial iya, membayar zakat iya, membangun kehangatan keluarga iya, […]

Marah [Catatan Ramadhan]

Marah itu tak pernah benar menurut Allah, menurut orang lain, bahkan, ketika telah tersadar, marah itu pun tak bagus bagi pemarah. Marah tak pernah bagus, bagi siapa pun. Marah-marah, maki-maki, sumpah serapah, dan semacamnya itu hal yang banyak merusak puasa. Marah itu mengosongkan makna puasa. Berlapar dan berhaus diri tetapi nyaris tanpa pendidikan diri. Seperti […]

Tentang Sedikit Harapan Itu [Catatan Ramadhan]

“Beh.. tolong diginiin ya..”, kata Mican sambil mencontohkan gerakan mengaduk-aduk kecil masakan berkuah di atas panas api sedang itu. “Supaya nggak rusak..”, katanya seperti memahami dan mengantisipasi ketidakfahamanku. Aku membatin, mungkin supaya santan di masakan ini nggak pecah atau semacam itu. Seperti yang pernah aku dengar-dengar itu. Aku melakukan perintahnya itu. Tetapi, belum lama, sudah […]

Delapan yang Belum Terpijak Sempurna

Sholih itu memang selalu mengagumkan. Pribadi yang sholih itu memang selalu memukau. Dirinya memancarkan kemuliaan dan seluruh sikapnya menggambarkan keistimewaan. Keseluruhan dirinya mengabarkan kedekatannya dengan nilai ilahiah. Di hatinya, dunia seperti tak ada, semua urusannya adalah urusannya dengan tuhannya. Dengan segenap tindak, dia mengisi harinya dengan kerinduan padaNya dan kerinduanNya padanya. Sungguh ingin. Sungguh berat […]

Al Banna, Kekhilafahan & Romantismenya

Hasan Al Banna adalah orang yang pertama yang menyadari kondisi realitas kehidupan umat, ia menyadari kadar kerusakan yang didera masyarakat, serta kadar keterbelakangan yang dideritanya. Kerusakan umat tidak hanya terbatas pada runtuhnya kekhilafahan dan sirnanya persatuan umat; permasalahannya tidak hanya terbatas pada penjajahan militer tentara asing terhadap negeri-negeri muslim; atau terbatas pada soal kemuinduran teknologi […]

Asy Syakk

Eko Novianto ‘Ya tawwab tub alaina , warhamna wandzur ilaina’. Saya suka lantunan itu. Saya sering menunggu-nunggu waktu syair itu dilantunkan. Indah. Merendah. ‘Terimalah taubat kami dan sayangi kami dan pandangi kami ya rabbi’. Saya suka dengan lantunan itu di tengah suasana penuh kepercayaan diri yang ditunjukkan atau dipamerkan oleh dunia ini. Kita puasa agar […]