Elooo, yang Perlu Istighfar

Kita tidak mungkin menyelesaikan semua masalah, karena manusia tidak dirancang oleh Sang Pencipta untuk menyelesaikan masalahnya sendirian. Butuh berteman, berjamaah, bermasyarakat dan terutama butuh pertolongan Allah SWT.

Dalam tahapan dan ujian masalah itu Allah akan meng-ayak dan memilah mana ksatria, mana pendurhaka. Mana Pandawa mana Kurawa. Mana muhajirin dan anshor mana teman2nya ibnu salul dan keponakannya ariel sharon.

Tugas kita memastikan diri kita, tidak menjadi bagian dari masalah. Mencegah orang lain, sedapat mungkin agar tidak ikut menjadi masalah.

Sueeer, kita butuh hidayah dan pertolongan Allah dalam setiap langkah hidup kita. Karena faktanya banyak orang hebat tapi kalah dan bangkrut amalnya, orang cerdas tapi berbuat bodoh kuadrat, orang alim keblinger dengan ilmunya.

Penyebabnya sederhana tapi fundamental. Terlalu pede dengan kemampuannya, lupa minta petunjuk dan pertolongan Allah dalam menyelesaikan masalahnya.

Apalagi bila pede dicampuri dengan sifat jumawa, meremehkan saudaranya. Lengkaplah sudah atribut sombong bin kibir dalam dirinya.

Orang seperti ini, hampir sia-sia kita ingetin taubat dan istighfar. Karena dia akan balik menyerang kita dengan ungkapan kebangsaannya, “enak aja. Eloo yang istighfar….”

Hiiiihh, ngerrrriiii.

#AyoLebihBaik

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *