Juara di Atas Ring, Jawara di Luar Ring

Tak banyak orang yang tetap mampu bersinar dimasa tua. Apalagi untuk seorang atlet atau olahragawan. Bukan sekali dua kali kita mendengar ada atlet olahraga yang terlunta – lunta dimasa tuanya, meskipun pernah jadi pujaan banyak orang dimasa jayanya. Namun, Mike Tyson mampu keluar dari jebakan hari tua yang suram. Fisiknya masih prima, pesonanya masih kuat, kebintangannya juga semakin bersinar.

Pilihan karir bagi seorang atlet yang pensiun tidak banyak. Rata – rata akan menjadi seorang pelatih, pencari bakat hingga komentator pertandingan. Ternyata, Mike Tyson banting stir jadi bintang film. Peran demi peran dilakoni dan menjadi magnet tersendiri bagi sebagian penikmat film laga. Hingga sekarang, Mike Tyson sudah bermain di 3 film laga, yakni Ip Man 3 (melawan Donnie Yen), China Salesman (melawan Steven Seagal) dan Kickboxer Retaliation (pelatih Alain Moussi).

Dalam semua film itu, Mike Tyson menjadi dirinya sendiri. Dalam arti, memerankan seorang petarung dari disiplin olahraga tinju. Tubuhnya yang tegap dan gempal, tampilan sangar dan gaya boxer yang diperankannya memberi aura khas petinju kelas berat. Kita tentu akan sangat sulit mendapatkan aura tersebut dari petinju lain macam Oscar De La Hoya yang bertubuh ramping, Evander Holyfield yang tua maupun Lennox Lewis yang cenderung oportunis.

Kebetulan, dalam film – film laga keras, kita belum pernah disuguhi aktor yang berlatar belakang disiplin tinju. Padahal untuk disiplin olahraga beladiri yang lain, jumlah aktornya sangat melimpah. Misalnya, Dwayne Johnson (gulat), Jean Claude Van Damme (Muay Thai, Kickboxing), Stevel Seagal (Aikido), Michael Jai White (Taekwondo, Jujitsu), Mark Dacascos (Capoeira, Karate), Donnie Yen (Judo, Wingcun), Jet Lee (Wushu, Taichi) dll. Disiplin beladiri tinju belum ada wakilnya dilayar lebar, meskipun tinju termasuk salah satu olahraga tertua didunia.

Disinilah kita bisa menilai bahwa hadirnya Mike Tyson dalam industri film laga menjadi penting, karena bisa mewakili gaya tinju boxer yang sangat jarang diperankan aktor lain. Kecuali dalam film – film khusus tinju seperti Rocky atau Ali. Memang dalam film Ip Man 2 “Legend of the Grandmaster” juga tersaji sosok petinju pada diri Darren Shahlavi (sebagai Twister). Namun dia bukanlah atlet tinju profesional layaknya Mike Tyson, yang berstatus sebagai pemegang juara dunia kelas berat. Gaya bertarungnya jelas lebih alami Mike Tyson yang memang asli seorang petinju.

Buat para penggemar film laga, jangan sampai melewatkan pesona Mike Tyson dalam film – filmnya. Mike Tyson sudah pernah membuktikan dirinya sebagai juara diatas ring. Sekarang, dia tengah membuktikan dirinya sebagai jawara diluar ring.

Eko Jun

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *