Menurun

Zaman terus mengiba.
Berkubang masalah lama.
Penyakit-penyakit lama. Bertambah rupa saja.

Kalau dulu para raja.
Kini rakyat jelata.
Berlomba-lomba bak raja-raja. Dengan alpa dan jumawa.

Dulu menumpuk harta.
Benda dan wanita.
Sekarang sekadar jempol dan suka. Tak lebih dari sekadar kata.

Dulu, para raja menggelar tahta.
Memamerkan luasnya tanah kuasa.
Kini rakyat jelata juga. Berbangga di ruang maya yang tak seberapa.

Semua seperti hendak menjadi raja.
Setidaknya menurut hawanya.

Apa yang mau dikata tentang era ini?

Menurun.

Nyaris semua terguyur.
Nyaris semua tergiur.

Menurun.
Tak lagi luhur.
Malah semakin ngawur.

Menurun.
Tak lagi mendengar tutur.
Sekadar bising berbentur-bentur.

Menurun.

Menurun.
Kini tak lagi para raja.
Bahkan semua.

Karena semua merasa raja. Karena semua suka dikata raja.

Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlan.
Aamiin.

Jakarta, 12 September 2018

Eko Novi

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *