Masjidku Megah, Indonesiaku Aman?

0
250

Kita merdeka udah berapa tahun sih?
Udah pernah ngapain di pentas Asean?
Udah pernah ngapain di pentas dunia?

Maaf sekali, bukan untuk memantik kemarahan kita sebagai orang Indonesia karena dipertanyakan peran bangsanya. Toh, saya pribadi sebagai orang Indonesia juga bertanggungjawab untuk menjawab itu semua dengan kiprah yg lebih baik.

Lalu untuk apa mempertanyakan hal-hal di atas?

Buat dijadiin pembuka untuk mempertegas betapa pentingnya negeri kita ini untuk tetap waspada terhadap berbagai hal yg bisa memicu perpecahan dan konflik yg berujung pada runtuh atau terjajahnya kembali negeri tercinta ini.

Kenapa harus begitu waspada? Karena kita belumlah begitu ‘teruji’ sebagai sebuah bangsa; umur negeri kita belum lagi seabad, memimpin peradaban manusia pun masih agak jauh kiranya. Sedang, sekitar 100 tahun yang lalu ada negeri yg berumur hampir 5 abad dan memimpin peradaban selama itu akhirnya runtuh.

Jangan pula merasa aman dengan megahnya masjid-masjid kita di Indonesia, karena negeri yg memimpin hampir 5 abad itu punya Masjid Sultan Ahmed dan berjeret masjid-masjid yg amat indah di negerinya menjadi disfungsi bahkan sebagiannya dijadikan mesuem.

Terus bagaimana?

Ikuti komando ulama, yang atas izin Allah swt di tangan-tangan merekalah negeri ini mengusir para penjajah, merdeka dan menjaga kemerdekaan tersebut sampai sekarang.

Ikuti ulama yg panah-panah musuh Islam mengarah ke mereka. Ikuti komandonya. Dan bersabarlah mengikuti mereka sebagaimana mereka hafizhahumuLlah ta’ala juga bersabar atas musuh dan ngeyelnya kita.

Percaya pada ulama bahwa kita adalah pejuang dan penjaga NKRI nomor satu sebagaimana dialog Ust. Bachtiar Nasir dengan jamaah masjid di Pancoran Jakarta pada 30/12/2016)

“Bila seandainya ada musuh yg ingin menghancurkan Indonesia.

“Siap gabung dengan Polri (untuk jaga NKRI)?”

“Siap!!!”

“Siap gabung dengan TNI?”

“Siap!!!”

“Beginilah kita umat Islam dari dulu sampai sekarang berkorban untuk Indonesia. Kemudian hari ini ada yg mempertanyakan peran kita bahkan mengatakan kita anti-bhineka..(dll)?”

Kita adalah komponen yg paling berperan untuk negeri ini!!! Sebagaimana pula kata seorang tokoh, bahwa umat Islam adalah benteng terakhir Indonesia. Maka demikianlah adanya, bahkan insyaaLlah kita juga benteng pertama dalam menjaga kedaulatan NKRI demi langgengnya kehidupannya umat Islam dan umat yg lainnya di Indonesia.

Indonesia aman. Bila, umat Islam taat pada Ulama yg terus beri arahan demi kemaslahatan.

Salam taat ulama demi keridhaan Allah swt!!!
Salam taat ulama untuk Indonesia aman!!!

@Aziz_Muhaimin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here